Letter to my princess.
Hai, Amalia—My princess.
Terima kasih karena telah singgah di hidupku,
di satu masa ketika aku sendiri masih meragukan
apakah aku layak menerima kehadiran seindah itu.
Maaf,
bila aku belum menjadi sosok
yang dengan bangga kau ceritakan pada dunia,
belum cukup kuat untuk kau sebut namaku
dengan senyum yang penuh keyakinan.
Aku juga belum setangguh itu,
belum seteduh rumah yang membuat matamu berbinar
dan langkahmu ingin selalu kembali tanpa ragu.
Maaf jika bersamaku
kau masih sering menoleh ke belakang,
masih harus menakar kanan dan kiri,
karena mungkin aku belum berhasil
memberimu alasan untuk benar-benar menetap.
Aku tahu,
aku belum sepenuhnya siap—
belum setenang yang kau perlukan,
belum menjelma seperti gambaran yang kau impikan.
Namun izinkan kali ini
aku belajar menerima segala retak
yang pernah membuatku jatuh dan takut.
Sebab mencintaimu saja
sudah cukup bagiku
untuk kembali percaya
bahwa cinta pantas diperjuangkan.
—part 2 here (Letter to my princess 2)
Komentar
Posting Komentar